Berita

Rumah Pusat Edukasi Data Market Berita Perdagangan Bitcoin Menguat, Efek diborong Tesla, Perusahaan Elon Musk

Bitcoin Menguat, Efek diborong Tesla, Perusahaan Elon Musk

by Didimax Team

Bitcoin adalah salah satu instrumen investor yang tengah digandrungi belakangan ini. Mata uang kripto ini mengalami kenaikan cukup pesat. Sejak awal tahun 2021, nilai kapitalisasi pasar Bitcoin bertambah sebesar 415 miliar dolar AS. Harga tinggi ini ditopang oleh minat berbagai perusahaan yang berinvestasi terhadap mata uang kripto tersebut.
 
Nilainya saat ini mencapai lebih dari 51.300 dolar AS atau Rp 718 Juta. Kenaikan harganya yang tinggi telah melampaui nilai aset-aset lain seperti saham, emas, komoditas dan obligasi. Perusahaan besar yang turut melakukan investasi atas mata uang digital tersebut adalah Tesla.
 
Menurut Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), harga Bitcoin terus mengalami peningkatan sejak tahun 2012. Bahkan, saat ini nilainya setara dengan satu unit rumah. Berkat peran dari Elon Musk, mata uang kripto tersebut semakin populer di kalangan para investor. 
 
Bitcoin Semakin Menguat, Tembus 700 Juta
 
Perusahaan Tesla melakukan pembelian Bitcoin sejumlah Rp 21 triliun. Hanya dalam waktu satu minggu, mata uang digital ini mengalami kenaikan dari Rp 650 juta menjadi Rp 741 juta. Menurut CEO Indodax Oscar Darmawan, kenaikan besar tersebut disebabkan oleh tingginya permintaan dari kalangan korporasi.
 
Beberapa perusahaan yang telah melakukan investasi atas Bitcoin adalah Square, Tudor Investment Corp, JP Morgan, Microstrategy Inc. Mastercard masih menimbang pengadaan fitur pembayaran menggunakan Bitcoin dan aset kripto lainnya. Tidak hanya Bitcoin, aset kripto lain juga mengalami kenaikan harga. 
 
Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti Sahudi menyatakan bahwa harga Bitcoin di tahun 2012 adalah US$5 – US$7. Apabila dihitung dengan kurs pada masa itu (Rp 9 ribu per dolar AS), maka harga dari mata uang kripto tersebut kurang lebih Rp 45 ribu – Rp 63 ribu.
 
Memasuki tahun 2014, harga Bitcoin naik menuju US$ 700. Dapat dikatakan bahwa pada tahun tersebut, harganya mencapai angka Rp 8,4 juta. Hal tersebut dipengaruhi oleh kurs dolar yang berada pada angka Rp 12 ribu untuk setiap dolarnya.
 
Seiring waktu, nilai mata uang kripto tersebut mengalami kemajuan. Di tahun 2018, harganya mencapai angka US$13.657 atau setara dengan Rp 182 juta. Pada tahun tersebut, kurs rupiah mencapai Rp 14 ribu per dolar. Bitcoin semakin menunjukkan posisi kuatnya.
 
Pada Hari Kamis (18/2/2021), tercatat bahwa Bitcoin mencapai angka Rp 741 juta. Fakta ini telah menunjukkan betapa besarnya kenaikan harga mata uang kripto tersebut dari tahun ke tahun. Hal ini didukung penggunaannya dalam dunia korporasi oleh perusahaan-perusahaan besar di dunia.
 

Cara Baru Pembayaran Kripto Melalui Bitpay

 
Pelanggan saat ini dapat melakukan pembayaran Bitcoin melalui aplikasi Bitpay. Bahkan, Apple telah menyediakan layanan untuk mendukung pertukaran mata uang kripto tersebut. Apabila kamu belum tahu, Bitpay merupakan penyedia layanan pembayaran Bitcoin dan mata uang kripto lain.
 
Melalui Apple pay, pengguna Bitpay dapat melakukan pembayaran di toko, aplikasi atau online. Apabila belum mempunyai kartu fisik, pelanggan bisa menambahkan kartu virtual ke Apple Wallet melalui aplikasi Bitpay Wallet. Dengan adanya layanan tersebut, pelanggan dapat berbelanja memakai mata uang kripto.
 
Tidak hanya Apple, Tesla juga akan menyediakan layanan bagi pelanggan untuk melakukan pembelian mobil listrik memakai Bitcoin. Pihak BitPay juga mempunyai rencana untuk mengembangkan layanan ke Google Pay dan Samsung Pay. Hal tersebut diupayakan agar para pengguna BitPay mendapatkan kemudahan dalam menggunakan kripto.
 
Aplikasi BitPay Wallet menghadirkan kemudahan bagi pelanggan untuk mengelola dan membelanjakan Bitcoin. Selain itu, pelanggan juga bisa mengubah mata uang kripto tersebut ke dalam bentuk dolar dan melakukan pembayaran memakai BitPay Card. Pembayaran menjadi lebih cepat, mudah dan aman.
 
Bitcoin pada mulanya diciptakan pada tahun 2009 pasca krisis keuangan global. Mata uang kripto tersebut sebelumnya merupakan sebuah bentuk protes atas sistem perbankan. Sekarang ini, telah berubah menjadi seperti emas digital yang menjanjikan keuntungan bagi investor.
 
Meskipun Bitcoin mempunyai peluang yang menjanjikan, banyak pihak yang menyarankan untuk waspada terhadap mata uang kripto tersebut. Sebab, saat ini harga mata uang kripto tersebut sedang berada pada level tinggi. Terdapat potensi dan konsekuensi atas penggunaan kripto dalam masa mendatang.
 
Bitcoin merupakan mata uang kripto yang tengah populer belakangan ini dan mencapai harga tinggi. Hal ini didukung oleh Tesla, perusahaan Elon Musk yang membeli mata uang digital tersebut sebesar 21 triliun. Selain Tesla, banyak perusahaan yang turut berinvestasi pada mata uang digital tersebut.
.

KOMENTAR DI SITUS

FACEBOOK

Tampilkan komentar yang lebih lama